Makassar_ Kehadiran anggota DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, di tengah masyarakat Kecamatan Biringkanaya selalu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi pembangunan. Salah satu yang paling santer disuarakan adalah permintaan perbaikan Patung Ayam di Kelurahan Daya.
Permintaan ini mengalir deras bukan hanya di forum resmi reses, tapi juga dalam obrolan-obrolan santai di warung kopi (warkop) setiap kali Andi Suharmika bertemu konstituennya.
Ketua RW di Kelurahan Daya, Muhammad Idris (yang akrab disapa Icci), mengungkapkan bahwa warga sangat berharap ada sentuhan perbaikan pada tugu ikonik tersebut. Bagi warga, Patung Ayam adalah simbol wilayah yang butuh perhatian khusus.
“Setiap ketemu Pak Dewan, baik itu di reses maupun pas duduk-duduk di warkop, saya selalu sampaikan permintaan warga: Kapan Pak Dewan bisa diperbaiki itu Patung Ayam supaya cantik dilihat? Kita minta ini diperhatikan agar betul-betul bisa jadi ikon di Biringkanaya,” ujar Icci.
Harapan Warga Daya
Warga meminta adanya renovasi pada Patung Ayam agar tampilannya lebih estetis dan membanggakan. Beberapa poin harapan warga antara lain:
• Penataan Ulang: Perbaikan fisik patung agar terlihat lebih modern dan terawat.
• Pencahayaan Estetik: Penambahan lampu agar menjadi daya tarik visual di malam hari.
• Wajah Baru Biringkanaya: Menjadikan lokasi tersebut sebagai landmark yang ikonik bagi warga maupun pendatang.
Respon Legislator
Mendengar permintaan tulus dari warga tersebut, Andi Suharmika menyambut positif dan berjanji akan mengawal usulan ini ke instansi terkait di Pemerintah Kota Makassar. Ia menilai, aspirasi warga terkait keindahan wilayah merupakan hal penting untuk meningkatkan rasa bangga masyarakat terhadap lingkungannya.